Senyawa Alkuna
Senyawa Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap tiga, Senyawa Alkuna termasuk
senyawa alifatik tak jenuh. Senyawa alifatik tak jenuh adalah senyawa
alifatik yang rantai C nya terdapat ikatan rangkap dua atau rangkap tiga. Jika
memiliki rangkap dua dinamakan alkena dan memiliki rangkap tiga dinamakan
alkuna.alkuna juga memiliki ikatan tidak jenuh. Rumus
umum untuk senyawa alkuna adalah CnH2n-2.
Suku alkuna ditentukan oleh jumlah
atom C dalam senyawa tersebut. Suku pertama sampai dengan 10 senyawa alkana
dapat anda peroleh dengan mensubstitusikan harga n dalam rumus umunya dan
tertulis dalam tabel no. 1 berikut.
Suku
ke
|
n
|
rumus
molekul
|
nama
|
2
|
2
|
C2H2
|
etuna
|
3
|
3
|
C3H4
|
propuna
|
4
|
4
|
C4H6
|
butuna
|
5
|
5
|
C5H8
|
pentuna
|
6
|
6
|
C6H10
|
heksuna
|
7
|
7
|
C7H12
|
heptuna
|
8
|
8
|
C8H14
|
oktuna
|
9
|
9
|
C9H16
|
nonuna
|
10
|
10
|
C10H18
|
dekuna
|
Penamaan Senyawa Alkuna
Pemberian nama alkuna menurut sistem
IUPAC sama dengan pada alkena. Nama-nama alkuna dianggap sebagai turunan dari alkana.
Oleh karena itu, nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sama jumlah atom
C-nya dengan mengganti akhiran ana dengan una. Beberapa aturan untuk memberi
nama alkuna adalah sebagai berikut:
1. Rantai utama dipilih rantai karbon terpanjang yang mengandung ikatan rangkap.
2. Atom-atom karbon pada rantai utama diberi nomor urut sedemikian rupa, sehingga atom karbon yang berikatan rangkap mendapat nomor urut yang kecil.
3. Rantai utama diberi akhiran una
4. Untuk menunjukkan letak ikatan rangkap nama rantai utama didahului oleh nomor urut atom karbon yang berikatan rangkap.
5. Senyawa karbon yang mempunyai lebih dari satu ikatan rangkap, misalnya senyawa yang mengandung 2 ikatan rangkap disebut diuna, dan yang mengandung 3 ikatan rangkap disebut triuna.
1. Rantai utama dipilih rantai karbon terpanjang yang mengandung ikatan rangkap.
2. Atom-atom karbon pada rantai utama diberi nomor urut sedemikian rupa, sehingga atom karbon yang berikatan rangkap mendapat nomor urut yang kecil.
3. Rantai utama diberi akhiran una
4. Untuk menunjukkan letak ikatan rangkap nama rantai utama didahului oleh nomor urut atom karbon yang berikatan rangkap.
5. Senyawa karbon yang mempunyai lebih dari satu ikatan rangkap, misalnya senyawa yang mengandung 2 ikatan rangkap disebut diuna, dan yang mengandung 3 ikatan rangkap disebut triuna.
Sifat kimia dan Fisika Senyawa
Alkuna
Senyawa alkuna memiliki atom karbon
yang berikatan rangkap tiga. Sifat fisik alkuna mirip dengan alkana dan alkena.
Perubahan sifat alkuna teratur sesuai dengan deret homolog alkuna. Titik didih
alkuna sedikit lebih tinggi dibandingkan senyawa alkena dan alkana yang
memiliki jumlah atom C yang sama. Hal ini dikarenakan ikatan rangkap tiga pada
alkuna. Table dibawah menunjukkan titik didih senyawa Alkuna
Nama
Senyawa
|
Masa
Molekul (Mr)
|
Titik
didih (C)
|
Wujud
Zat (25 C)
|
Etuna
|
26
|
-75
|
Gas
|
Propuna
|
40
|
-23
|
Gas
|
Butuna
|
54
|
8,1
|
Gas
|
Pentuna
|
68
|
39.4
|
Cair
|
Heksuna
|
82
|
72
|
Cair
|
Penggunaan Alkuna
- Salah satu senyawa alkuna yang digunakan dalam sehari-hari adalah Etuna. Etuna dipakai untuk mengelas besi dan baja
- Untuk penerangan
- Untuk sintesis senyawa lain
PERMASALAHAN :
mengapa hanya etuna yang di jadikan bahan tuk ngelas sedangkan turunan alkana yang lain seperti etana dan etena mempunyai bentuk yang sama dengan etuna?
assalamualaikum wr.wb
BalasHapusbaiklah saudari mei saya akan mencoba menjawab permasalahan anda. Menurut saya Pemanfaatan Alkuna seperti pemanfaatan gas etuna (asetilena) untuk pengelasan. Gas asetilena dibakar dengan gas Oksigen mengahsilkan panas yang tinggi ditandai dengan kenaikan suhu sampai dengan 3000 º C, sangat cocok untuk mengelas logam. Selain itu, alkuna juga dapat dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan senyawa lain, karena senyawa ini cukup reaktif. dapat di simpulkan bahwa semakin banyak jumlah atom C pada suatu senyawa hidrokarbon, maka senyawa tersebut titik didih yang tinggi sehingga dapat mencairkan besi sekalipun..
semoga bermanfaat :)
TERIMA KASIH..
menurut literatur yang saya baca Asetilena (nama sistematis etuna) adalah suatu hidrokarbon yang tergolong kepada alkuna, dengan rumus C2H2 Asetilena merupakan alkuna yang paling sederhana, karena hanya terdiri dari dua atom karbon dan dua atom hidrogen. Pada asetilena, kedua karbon terikat melalui ikatan rangkap tiga dan masing-masing atom karbon memiliki hibridisasi orbital untuk ikatan sigma. Hal ini menyebabkan keempat atom pada asetilena terletak pada satu garis lurus, dengan sudut C-C-H sebesar 180°, dan jika kita lihat Bahan utama pembuatan asetilena adalah kalsium karbonat dan batu bara. Kalsium karbonat diubah terlebih dahulu menjadi kalsium oksida dan batubara diubah menjadi arang, dan keduanya direaksikan menjadi kalsium karbida dan karbon monoksida
BalasHapusCaO + 3C → CaC2 + CO
Kalsium karbida (atau kalsium asetilida) kemudian direaksikan dengan air dengan berbagai metode, menghasilkan asetilena dan kalsium hidroksida.
CaC2 + 2H2O → Ca(OH)2 + C2H2
Sintesis kalsium karbida memerlukan temperatur yang amat tinggi, ~2000 derajat Celsius,
Asetilena juga dapat dihasilkan dengan reaksi pembakaran parsial metana dengan oksigen atau dengan reaksi cracking dari hidrokarbon yang lebih besar.
mungkiin karena itulah apabila gas asetilena dibakar dengan gas Oksigen mengahsilkan panas yang tinggi, sehingga mampu melelehkan besi.
baiklah saudari mei saya akan mencoba menjawab permasalahan anda..Pemanfaatan Alkuna seperti pemanfaatan gas etuna (asetilena) untuk pengelasan. Gas asetilena dibakar dengan gas Oksigen mengahsilkan panas yang tinggi ditandai dengan kenaikan suhu sampai dengan 3000 º C, sangat cocok untuk mengelas logam. Selain itu, alkuna juga dapat dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan senyawa lain, karena senyawa ini cukup reaktif. dapat di simpulkan bahwa semakin banyak jumlah atom C pada suatu senyawa hidrokarbon, maka senyawa tersebut titik didih yang tinggi sehingga dapat mencairkan besi sekalipun.. semoga bermanfaat :)
BalasHapusbaiklah saudari mei saya akan mencoba menjawab permasalahan anda..Pemanfaatan Alkuna seperti pemanfaatan gas etuna (asetilena) untuk pengelasan. Gas asetilena dibakar dengan gas Oksigen mengahsilkan panas yang tinggi ditandai dengan kenaikan suhusampai dengan 3000 º C, Oleh karena itu lah sangat cocok untuk mengelas logam
BalasHapus